BPBD Pamekasan Petakan Wilayah Terdampak Kekeringan

Hendra Mulya - Selasa, 11 Juli 2023 14:55 WIB
BPBD Pamekasan Petakan Wilayah Terdampak Kekeringan
warga saat menjemput bantuan air bersih di Pamekasan
bulat.co.id -PAMEKASAN | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sudah mulai menemukan titik lokasi daerah kekeringan, Selasa (11/7/23).

Advertisement

Akhmad Dhofir Rosidi, Sekretaris BPBD Pamekasan mengatakan, ada 72 desa yang tersebar di 9 kecamatan dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan mengalami kekeringan dan hanya 6 desa yang selesai di asesmen, sementara selebihnya masih proses asesmen oleh Tim BPBD kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:
Baca Juga :Kabid dan 2 Honorer Satpol PP Rokan Hilir Jadi Tersangka, Diduga Peras Pelamar Kerja

"Dari 72 desa hasil asesmen, hanya 6 desa yang selesai diasesmen, dan selebihnya masih proses asesmen oleh tim," jelasnya.

Menurut Rosidi, kekeringan yang terjadi di Pamekasan terdiri dari kekeringan kritis dan kekeringan langka. Kering kritis terjadi akibat pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang, per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan ketersediaan air bersih sejauh 3 kilometer.

Sementara yang dimaksud dengan kering langka, kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter saja per orang, per hari. Jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat, sekitar 0,5 kilometer hingga 3 kilometer.

Baca Juga :Ternyata Ini Penyebab Air Sungai Berwarna Merah di Pamekasan

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu SK Bupati Pamekasan untuk melakukan penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di musim kemarau tahun 2023.

"Kami masih menunggu SK Bupati, kan masih ada usulan juga satu Kecamatan lagi, jadi nanti jika yang satu kecamatan di asesmen maka jadi 10 kecamatan," tutupnya.

Halaman :
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru