Angkot Pemalang Riwayatmu Kini, Hidup Segan Mati Tak Mau

Sodik (50), salah seorang sopir angkot jurusan Sirandu - Petarukan, menuturkan jika dirinya sekarang jarang narik angkot (sopir angkutan kota) karena sepinya penumpang. "Tinggal kenangan mas, kejayaan para sopir angkot sekarang," ujarnya dengan wajah sedih.
Baca Juga:
Menurutnya, sekarang untuk bisa
mendapatkan sisa uang setoran dan beli bensin sebesar 50 ribu sangatlah sulit,
padahal menurut Sodik, hampir semua angkot tidak memakai jasa kernet. "Boro -
boro bayar kernet mas, buat sisa sopir saja mepet," ujarnya ketika di temui
pada Rabu (26/7/23).
Baca Juga :Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Tewas
Sebagai informasi tambahan, DPC
Organda Kabupaten Pemalang, berkaitan dengan kenaikan harga BBM beberapa waktu
lalu organisasi angkutan darat tersebut, telah mengambil kebijakan menaikkan
tarif angkutan kota, sebesar 10 - 20 %. Hal ini dilakukan sebagai upaya,
sedikit membantu pendapatan para awak sopir, akan tetapi ada beberapa faktor,
turunnya pendapatan para sopir, diantaranya : semakin banyaknya ojek aplikasi
(ojek online), banyaknya warga masyarakat yang mempunyai kendaraan sendiri,
ditambah masih beroperasinya kendaraan odong - odong yang sudah dilarang.

Antisipasi Bencana Gempa Bumi, Rutan Pemalang Gelar Simulasi Penyelamatan

Anak -anak di Pemalang Manfaatkan Daun Pisang Untuk Payung Saat Hujan Tiba

Optimis Dapat Mendulang Suara 70 Persen Pada Pilkada, Ratusan Kader PKS Turun Ke Jalan

Dibawah Guyuran Hujan, Program Jumat Berkah Rizal Bawazier Tetap Dilaksanakan

Mobil Kru TV One Dihantam Truk Box ,3 Wartawan Meninggal 2 Luka -luka
