Blangko E-KTP Kosong, Disdukcapil Pamekasan Berlakukan IKD

ilustrasi
bulat.co.id -PAMEKASAN |
Kekosongan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bakal lama. Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Pamekasan menyediakan
identitas digital dan surat keterangan sementara guna menyiasati kekosongan
blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.
Kabid Pendaftaran Penduduk
Dispendukcapil Pamekasan, Ach Nasirullah mengatakan bahwa kekosongan blanko
e-KTP di Disdukcapil Pamekasan sudah sejak Kamis lalu.
Baca Juga:
Baca Juga :Pamekasan Ajukan Sarpras Baru">Hambat Kinerja, Satpol PP dan Damkar Pamekasan Ajukan Sarpras Baru
"Stok kekosongan blanko e-KTP sudah
dari kemarin, kami sudah melakukan pelaporan ke pusat kekosongan ini sepertinya
terjadi juga diberbagai daerah di luar Madura, kami mohon maaf atas hal ini," kata
Ach Nasirullah, Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Pamekasan, Jumat
(21/7/23).
Pihaknya juga menyampaikan, dalam
sekali pengiriman dari pusat, Kabupaten Pamekasan mendapatkan sekitar
1.000-2.000 keping blangko e-KTP. Dan baru habis sekitar 1.000 lebih dalam satu
Minggu setelah ada stok blanko.
Baca Juga :Kasus Air Sungai Memerah, DLH Sumenep Tunggu Hasil Laboratorium, 21 Parameter di Periksa"Kapan tersedianya kami belum bisa memastikan tergantung kiriman dari pusat dan kami sudah kirim surat permohonan Blanko e-KTP, atas kekosongan itu kami rekomendasikan bagi masyarakat untuk menggunakan Identitas Kependudukan Digital atau IKD, syaratnya punya HP android datang sendiri ke kantor Dukcapil Pamekasan," pungkasnya.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

TPI Gelar Verifikasi Lapangan di Lapas Narkotika Pamekasan, Simak Selengkapnya

Kerapatan Sapi Sukses Tergelar, Disporapar Ajak Lestarikan Budaya Hingga Wisata di Pamekasan

Pemkab Sumenep Gelar Madura EV day Bersama PLN UP3 Pamekasan

Ratusan Kades di Pamekasan Terima Perpanjangan Masa Jabatan

CEO Bawang Mas Mendukung Calon Bupati Pamekasan dengan Dana Kampanye yang Kurang

Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Resmi Berganti Pemimpin, Ini Sosoknya
Komentar