PMI di Myanmar Berharap Dievakuasi, Diduga Korban TPPO
Kerap Dapat Tindakan Kekerasan dan Intimidasi
Hendra Mulya - Rabu, 24 Mei 2023 09:34 WIB

Istimewa
bulat.co.id -Sekelompok Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Myanmar berharap dapat segera pulang ke tanah air. Pasalnya, mereka kerap diperlakukan tidak manusiawi. Bahkan tidak jarang mereka mengalami tindakan intimidasi dan kekerasan.
"Saya harap buat Bapak Presiden Joko Widodo, dan meminta bantuan agar kami segera dipulangkan dari lokasi KK Garden, Myanmar ini. Karena sampai sekarang ini kami belum juga ada dievakuasi, Pak. Saya minta dan teman-teman saya, tolong bebaskan kami, Pak," ungkap salah seorang PMI, dalam unggahan video Tiktok @andre_aries, yang di lihat pada Senin (22/05/23) kemarin.
Dikatakan pria bernama Andreas Richardo ini, dia dan teman-temannya satu rombongan sesama PMI yang berjumlah 12 orang, telah berkerja sekitar enam bulan di KK Garden, Myanmar, sebuah daerah yang berbatasan langsung dengan Thailand.
Namun suasana dan sistem kerja di Myanmar tidak sesuai dengan harapan. Sebab PMI diperlakukan seperti budak, kerap mendapat intimidasi dan tindakan kekerasan, serta tidak diizinkan untuk berinteraksi di luar lokasi kerja.
Editor
: Hendra Mulya
Tags
JokowiPMI Myanmar kerap disiksaPMI di Myanmar dapatkan intimidasiPMI di Myanmar minta dipulangkanPeristiwa
Berita Terkait

Gerindra Terbuka Bila Jokowi Mau Gabung: Sebuah Kehormatan

Bertemu Jokowi, Paslon Wali Kota Binjai dan Wakil Nomor Urut 4, Amir-Jiji Bahas Strategi Penting Tuk Kemajuan Binjai

Jokowi Resmikan Jalan Tol Ruas Indrapura-Kisaran Seksi 2

Kapolda Sumut Dampingi Kunker Presiden Jokowi Resmikan Beberapa Proyek Strategis Nasional

Kunker ke NTT, Presiden Jokowi didampingi Pj. Gubernur NTT Resmikan Bendungan Temef

Presiden Jokowi Resmikan 27 Ruas Jalan di Provinsi NTT
Komentar