3 Anak Kampung Desa Watu Manggar Manggarai Barat Rindu Kehadiran Listrik Negara

Tiga anak kampung tersebut adalah Kampung Sangka, Kampung Londang dan Kampung Paurundang.
Desa Watu Manggar sendiri terletak sekitar 1,5 KM dari desa Rego yang saat ini sudah dialiri listrik.
Baca Juga:
Bonefasius Yosdan, salah satu warga desa Watu Manggar menuturkan, sekitar kurang lebih satu atau satu setengah tahun yang lalu, sebagian besar rumah masyarakat sudah mulai diinstalasi.
Namun, kata Yosdan, hingga kini belum ada perluasan jaringan listrik ke desa Watu Manggar yang terdiri dari 3 anak kampung yakni Kampung Sangka, Kampung Londang dan Kampung Paurundang.
Untuk bisa membantu aktivitas malam masyarakat, seperti penerangan untuk belajar anak anak dan aktivitas lainnya, warga masih menggunakan lampu tradisonal yang terbuat dari kaleng susu dengan sumbu dari kapas.
Warga mengeluh karena mahalnya harga minyak tanah sekarang ini. Anak - anak juga mengeluh karena tidak efektif belajar akibat penerangan yang tidak maksimal.
"Sebagai masyarakat kami mohon dengan penuh kerendahan hati dari PLN untuk menjadikan desa Watu Manggar sebagai atensi khusus program perluasan jaringan listrik di tahun 2025," ungkap Yosdan saat diwawancara media ini. Sabtu, [5/4] sore.
Kata dia, medan menuju desa ini juga tidak terlalu rumit, sehingga tidak sulit untuk mobilitas material.
"Jarak dari kampung Rego ke desa Watu Manggar yang cukup dekat, medan yang tidak terlalu berat dan instalasi yang telah dilakukan menjadi harapan kami untuk bisa mendapatkan aliran listrik PLN tahun ini," pungkasnya.

Stevi Harman Modali Koperasi Masyarakat di Helas Satarmese

Uskup Labuan Bajo Jalan Salib Bersama Tahanan di Labuan Bajo

PMKRI Cabang Labuan Bajo Mengecam Keras Upaya Privatisasi Pantai di Labuan Bajo

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik
