Ini 6 Destinasi Wisata Rohani di NTT untuk Rayakan Natal 2023, Ada Tradisi Unik Berusia 5 Abad

Istimewa
bulat.co.id -NTT | Hari raya Natal 2023 hanya tinggal menghitung hari. Tepat pada 25 Desember 2023 mendatang, umat Kristiani akan merayakannya.
Natal merupakan momen paling ditunggu. Sebab, selain ibadat, momen Natal juga kerap diisi dengan aktivitas lainnya seperti berwisata ke berbagai tempat wisata rohani. Seperti yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sini banyak lokasi wisata rohani yang dapat dikunjungi umat Kristiani.
1. Gereja Katedral Reinha Rosari
Gereja yang beralamat di Jalan Pastoran Katolik, Lokea, Larantuka, Flores Timur ini merupakan gereja katedral tertua di Larantuka yang dibangun pada 1884.
Nama gereja ini dulunya ialah Gereja Besi lantaran dibangun dari besi yang sengaja didatangkan dari Kota Den Haag, Belanda.
Hingga saat ini Gereja Katedral Reinha Rosari masih aktif digunakan sebagai tempat peribadatan umat Kristiani di Flores Timur.
2. Semana Santa (Pekan Suci)
Di Larantuka, Flores Timur, NTT, ada tradisi yang bisa menjadi objek wisata religi untuk merayakan Natal, yakni prosesi Semana Santa. Tradisi perayaan Paskah ini sudah dilangsungkan selama lebih dari 500 tahun atau 5 abad lamanya.
Wisata religi prosesi Semana Santa dilangsungkan mulai dari hari Rabu Abu hingga Jumat Agung. Patung Tuan Ma (Bunda Maria) akan diarak menuju Katedral Renha Rosari Larantuka sambil dinyanyikan lagu dan dinyalakan lilin sepanjang jalan.
3. Pulau Waibalun
Wisata rohani di NTT selanjutnya yang bisa dikunjungi saat perayaan Natal yakni pulau yang berlokasi di Waibalun, Larantuka, Flores Timur.
Selain sebagai lokasi ziarah rohani, Pulau Waibalun juga menawarkan pemandangan bawah laut yang eksotis. Wisatawan bisa menyaksikan lomba renang dan dayung tradisional dalam rangkaian Festival Nelayan yang diadakan setiap Paskah Kedua.
Baca Juga:
Editor
: Hendra Mulya
Tags
Berita Terkait

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Mawatu Resort Babat Mangrove untuk Bangun Tanggul, AHY: Mangrove Itu Tanggul Alami

Wagub Jhoni Asadoma Tinjau Hotel yang Membabat Mangrove dan Memagari Laut di Labuan Bajo

Wagub NTT Tahan Kencing Gara gara Toilet Rusak

Bupati Edi Geram, Uang Dari TNK Masuk ke Pempus, Masyarakat Miskin Diabaikan

Sanggar Potang Iring Labuan Bajo Kembali Membuka Program Reguler April Mendatang
Komentar
Berita Terbaru

Stevi Harman Modali Koperasi Masyarakat di Helas Satarmese

3 Anak Kampung Desa Watu Manggar Manggarai Barat Rindu Kehadiran Listrik Negara

Uskup Labuan Bajo Jalan Salib Bersama Tahanan di Labuan Bajo

PMKRI Cabang Labuan Bajo Mengecam Keras Upaya Privatisasi Pantai di Labuan Bajo

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Ferdy Hasiman Minta Pemda Terapkan Pajak Gelombang Udara
