Bejat! Pengasuh Ponpes di Manggarai Timur Cabuli Santri Berulang Kali, Baru Dua Yang Mengaku Korban

Betapa tidak, PI yang merupakan seorang pengasuh dan juga pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) tega mencabuli dan menyetubuhi beberapa santrinya.
Mirisnya lagi, semua korbannya masih tergolong anak dibawah umur.
Baca Juga:
Sejauh ini, sudah dua santri yang mengakui sebagai korban. Keduanya yakni B (16) dan SR (15).
Bahkan, aksi pencabulan yang dilakukan PI tersebut terjadi berulang kali.
Kasat Reksrim Polres Manggarai Timur, Iptu Jeffry D. N. Silaban, membenarkan kejadian ini.
"Persetubuhan anak dibawah umur yang diduga telah dilakukan oleh PI terhadap korban B yang terjadi berulang-ulang kali," ujar Jeffry melansir digtara.com, Selasa (21/11/2023).
Jeffry menyebut, korban berulang kali dicabuli di kamar milik tersangka PI di Pondok Pesantren FQS di Watu Ipu, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
"Semenjak tanggal 31 Juli 2023 sekitar pukul 22.00 WITA sampai dengan tanggal 17 November 2023," lanjut Jeffry.

LPA Berharap Polres Sergai Tindaklanjuti Dugaan Kasus Persetubuhan, Unit PPA Sedang Gelar Perkara

Santri Ponpes Darul Zakir Alwi Raih Medali Emas Tingkat Nasional, Riau Open Competition 2025

Pj. Gubernur NTT Ajak Lembaga Mitra Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah

Sat Narkoba Polres Sergai Gelar Bakti Sosial ke Ponpes dan Masyarakat Peringati Hari Jadi Humas ke-73

Pj Gubernur NTT Bertatap Muka dengan Para Kelompok Tani di Lembor
