Miris, Dugaan Pemerkosaan Wisatawan oleh Tour Guide di Labuan Bajo Belum Terjawab Meski Sudah di Tangan Mabes Polri

"Saya pun di luar kebiasaan langsung merekam wajah mereka satu-persatu tetapi (NL) yang bekerja sebagai seorang tour guide melarang saya mengupload video itu," sambungnya.
Baca Juga:
Hal yang janggal lainnya pun dimulai. Saat itu tiba-tiba formasi duduk berubah. (SF) yang bekerja sebagai tour guide dan influencer pindah di samping saya dan bercerita tentang kehidupannya di Jakarta.
Anehnya komunikasi hanya berjalan satu arah. Saya dipaksa mendengar cerita (SF) dan (SF) terus menatap mata saya. Merasa tidak nyaman, saya berulang kali memutus pembicaraan tetapi dia berkata bahwa belum waktunya saya berbicara.
Baca Juga :Manggarai Barat Usulkan Hari Komodo, Catat Tanggal dan Bulannya">Bupati Manggarai Barat Usulkan Hari Komodo, Catat Tanggal dan Bulannya
Hingga akhirnya (HB) mengatakan bahwa ia membutuhkan charger karena hp nya lowbat. Karena ingin memutus pembicaraan dengan (SF) saya langsung berinisiatif untuk mengambil charger dikamar saya.
Setelah kembali ke teras taman, (NL) memberi saya minum lagi. Minuman sengaja dibagi pada gelas-gelas kecil karena jumlah soju hanya 6 untuk 7 orang. Di sinilah saya langsung hilang ingatan dan tanpa proses mabuk.
Menurut keterangan (E) saya mabuk berat dan melakukan hal-hal yang tidak wajar. (HB dan KD) langsung pulang setelah kejadian ini dan (AP) masih tetap main dengan hp nya. (AP) memang tampak acuh tak acuh sejak awal.

Pelaku Wisata: Labuan Bajo Masih Promosi untuk Hadirkan Investor

Sainal Mengaku Keliru, Yang Menyebut Kerusakan Lahan Pertanian karena Bencana Alam Bukan Penyidik

Warga di Labuan Bajo Marahi Pemilik Hotel karena Dilarang Masuk Pantai

Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu

Polres Labuhanbatu Laksanakan Penyambutan dan Pelepasan Pejabat Lama dan Pejabat Baru Kapolres Labuhanbatu
