Bahas Karhutla, Pj Gubernur: Tingkatkan Upaya Pengendalian dan Pencegahan

Kegiatan ini diawali dengan laporan oleh Kepala Balai Besar PPI Wilayah Jawa Bali Nusra, Haryo Prambudi dalam laporannya Ia menyampaikan, agenda rapat koordinasi/ supervisi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2023 pada hari ini adalah yang pertama mendiskusikan bersama langkah - langkah strategis pengendalian terkadinya karhutla dan kedua solusi permanen penguatan ekonomi serta pemaparan materi upaya pengendalian karhutla di Indonesia khususnya di wilayah NTT.
Baca Juga:
Baca Juga :Penjabat Gubernur Minta TPID Antisipasi Dampak El Nino
Pejabat
Gubernur Ayodhia G. L. Kalake, S.H., MDC. pada sambutannya mengungkapkan bahwa
berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: 3911/
MENHUT-VII/ KUH/2014 tanggal 14 Mei 2014
luas
kawasan hutan di Provinsi NTT adalah 1.784.751 hektare (37%) dari luas
daratan Provinsi NTT.
"Pemerintah
Provinsi NTT dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi NTT,
telah menerbitkan Keputusan Gubernur NTT Nomor: 173/KEP/HK/2023 tanggal 26
April 2023 tentang Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas
Dalkarhutla) Tingkat Provinsi NTT yang melibatkan seluruh _stakeholders_ dan
masyarakat yang terbentuk dalam kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di
desa-desa yang berbatasan dengan kawasan hutan. Sedangkan pada hutan konservasi
di wilayah kerja Balai Besar KSDA NTT telah diterbitkan Surat Keputusan Kepala
Balai Besar KSDA NTT Nomor SK. 131/K.5/ BIDTEK/KUM.1/08/2023 tanggal 4 Agustus
2023 tentang Perubahan Kesatu Keputusan Kepala Balai Besar KSDA NTT Nomor SK.
72/K.5/ BIDTEK/KUM.1/3/2021 tentang Pembentukan Regu Brigade Pengendalian Kebakaran
Hutan dan Lahan (BRIDGAKARHUTLA) Balai Besar KSDA NTT.

Mawatu Resort Babat Mangrove untuk Bangun Tanggul, AHY: Mangrove Itu Tanggul Alami

Wagub Jhoni Asadoma Tinjau Hotel yang Membabat Mangrove dan Memagari Laut di Labuan Bajo

Wagub NTT Tahan Kencing Gara gara Toilet Rusak

Walhi NTT Buka Suara Soal Reklamasi Pantai Mawatu Resort

Floresa Minta Polda NTT Profesional Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Pimred Floresa
